JAWA TIMUR

GUNUNG BROMO
Saksikan keajaiban dunia dari Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (2.329 mdpl), salah satu destinasi wisata alam paling ikonik di Indonesia yang berlokasi di Jawa Timur (Probolinggo, Pasuruan, Malang, dan Lumajang). Dikenal secara internasional dengan hamparan Lautan Pasir Berbisik yang luas, fenomena golden sunrise dari puncak penanjakan, serta Kawah Bromo yang aktif dan megah, Bromo menyajikan pengalaman petualangan yang tak tertandingi.

Dalam paket Private Trip Gunung Bromo, Anda dapat menikmati berbagai spot wisata terbaik dalam satu rangkaian perjalanan:

Pasir Berbisik & Savana Bukit Teletubbies: Hamparan padang rumput hijau nan asri dan lautan pasir eksotis yang sempurna untuk dokumentasi foto.

Penanjakan 1 / Kingkong Hill / Seruni Point: Spot sunrise terbaik untuk menyaksikan pemandangan Bromo berlatar Gunung Semeru yang memukau.

Kawah Bromo & Pura Luhur Poten: Menjelajahi kaki gunung melintasi lautan pasir hingga menaiki tangga menuju bibir kawah aktif.

GUNUNG SEMERU
Taklukkan atap tertinggi Pulau Jawa di Gunung Semeru (Puncak Mahameru 3.676 mdpl), destinasi pendakian paling ikonik dan legendaris di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. Menyajikan keindahan Danau Ranu Kumbolo yang magis, padang Oro-Oro Ombo yang dihiasi bunga Verbena, serta panorama kawah Jonggring Saloko yang memukau, Semeru adalah impian bagi setiap pendaki Indonesia.

Dalam paket pendakian Gunung Semeru, perjalanan Anda akan melintasi jalur resmi berizin resmi TNBTS:

Oro-Oro Ombo: Hamparan lembah padang bunga seluas puluhan hektar yang memanjakan mata sepanjang jalur trek.

Via Ranupani (Lumajang): Jalur pendakian resmi utama yang tertata rapi, menyajikan lanskap danau, sabana, hingga area camp populer seperti Ranu Kumbolo dan Kalimati (Estimasi perjalanan 2–3 hari).

Ranu Kumbolo: Danau murni di ketinggian 2.400 mdpl yang menjadi spot camping terindah dengan pemandangan sunrise di antara dua bukit.

photo : kilas jatim

GUNUNG RAUNG
Uji adrenalin dan keberanian Anda di Gunung Raung (Puncak Sejati 3.344 mdpl), gunung berapi paling ekstrem dan menantang di Jawa Timur yang membentang di wilayah Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember. Dikenal dengan kaldera raksasa terbesar kedua di Indonesia serta jalur ekstrem ikonik seperti Jembatan Sirotol Mustaqim, Gunung Raung menawarkan petualangan panjat tebing (extreme trekking) yang legendaris bagi para pendaki tingkat lanjut.

Dalam paket pendakian Gunung Raung, Anda dapat memilih beberapa jalur pendakian resmi yang tersedia:

Jembatan Sirotol Mustaqim & Puncak Tusuk Gigi: Sensasi menyeberangi jalur tebing sempit berpasir dengan jurang terjal di kedua sisinya untuk menguji mentalitas pendakian Anda.

Via Kalibaru (Banyuwangi): Jalur paling favorit dan ekstrem, melewati Puncak Bendera, Puncak 17, Puncak Tusuk Gigi, hingga Puncak Sejati dengan penggunaan perlengkapan climbing/harness (Estimasi 3–4 hari perjalanan).

Via Sumber Wringin (Bondowoso): Jalur klasik yang menawarkan trek menyusuri hutan rimba hingga mencapai area batas vegetasi Puncak Pondok Motor (Estimasi 2–3 hari perjalanan).

photo : Flickriver

GUNUNG ARJUNO WELIRANG
Taklukkan dua puncak gunung megah sekaligus dalam satu rangkaian perjalanan di Kawasan Gunung Arjuno-Welirang (Puncak Ogal-Agil 3.339 mdpl & Puncak Welirang 3.156 mdpl), Jawa Timur. Terletak di antara Malang, Pasuruan, dan Mojokerto, kawasan ini menyajikan perpaduan pemandangan padang sabana yang luas, situs sejarah penjelajahan, serta aktivitas tambang belerang tradisional yang eksotis di kawah Welirang.

Dalam paket pendakian Gunung Arjuno Welirang, Anda dapat memilih beberapa jalur pendakian resmi yang berizin Tahura Raden Soerjo:

Via Lawang (Malang): Jalur yang menyajikan hamparan perkebunan teh Kebon Agung di awal perjalanan dengan pemandangan sabana luas (Estimasi 2–3 hari perjalanan).

Via Tretes (Pasuruan): Jalur paling favorit dan klasik dengan jalan berbatu yang rapi, fasilitas pos lengkap, serta akses langsung menuju Kawah Welirang dan Puncak Arjuno (Estimasi 3 hari 2 malam).

Via Sumber Brantas / Cangar (Batu): Jalur dengan vegetasi yang rindang, relatif lebih singkat, dan dikelilingi pemandangan perbukitan Kota Batu yang memukau (Estimasi 2–3 hari perjalanan).

photo : @julian_awanda